Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung

Ada Apa di Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung?

Apakah anda sedang merencanakan untuk mengisi akhir pekan atau mengisi waktu liburan bersama keluarga dengan berkunjung ke objek Wisata menarik  dan edukatif di Bandung ? apabila iya, cobalah untuk berkunjung ke Museum Mandala Wangsit Siliwangi di Bandung. Wisata sejarah yang satu ini cukup populer di kalangan wisatawan yang penasaran dengan misteri Museum Mandala Wangsit Siliwangi. Berikut ulasan mengenai museum bersejarah ini.

Alamat Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung

Museum bersejarah yang satu ini terletak di jalan Lembong No 38, Jalan Braga Bandung, Kecamatan Sumur Bandung, JawaBarat Indonesia.

Asal Usul Nama Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Apabila kita membaca nama “Siliwangi” di belakang kata Museum Mandala Wangsit ini, nama tersebut  bukanlah nama yang diberikan tanpa alasan. Siliwangi itu sendiri adalah  nama seorang Raja yang memimpin Kerajaan Padjajaran yang sangat termashyur dengan wilayah kekuasaannya yang sangat luas nyaris tak terbatas, yaitu dialah Prabu Siliwangi. Prabu Siliwangi merupakan seorang raja yang sangat dikenal luasoleh  seluruh masyarakat di JawaBarat sebagai seorang raja yang bijaksana dan arif serta sangat dikenal akan kewibawaannya ketika memerintah kerajaan padjajaran.

Sementara nama “Mandala Wangsit” sendiri mengandung arti sebagai sebuah tempat untuk menyimpan amanah, wasiat, juga petuah dan nasihat dari para pejuang yang ada di masa lalu untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya melalui benda benda bersejarah. Sedangkan nama jalan Lembong dimana Museum Mandala Wangsit Siliwangi Sumur Bandung ini berada, berasal dari salah satu nama pejuang kemerdekaan yaitu beliau Letkol Lembong. Beliau merupakan seorang prajurit Siliwangi yang gugur menjadi korban di dalam Peristiwa Kudeta APRA (Angkatan Perang Ratu Adil). Peristiwa sejarah tersebut terjadi pada tanggal 23 Januari 1950, yang mana pada saat itu gedung museum ini yang dijadikan sebagai Markas Siliwangi diserang oleh bala pasukan APRA yang dipimpin oleh Kapten Raymond Wensterling.

Pada peristiwa bersejarah yang terjadi pada pukul 09.30 pagi tersebut, pasukan APRA yang dipimpin kapten Westerling, memasuki Kota Bandung melalui Cimahi, dan menewaskan tak kurang dari 94 prajurit TNI Siliwangi. Dimana salah satu korban yang gugur dalam peristiwa tersebut adalah Mayor Adolp Lembong. Kemudian sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan sikap heroik dari Letkol Lembong inilah, kemudian pemerintah kota Bandung mengabadikan nama beliau sebagai nama jalan yang sebelumnya bernama Oude Hospitaalweg. Selain itu pemerintah juga membangun Patung beliau yang diletakkan tepat di depan Museum Mandala Wangsit ini.

Latar Belakang Museum Mandala Wangsit

Gedung Museum ini sebetulnya telah berdiri sejak zaman kolonial Belanda di Republik Indonesia, yaitu tepatnya di antara tahun 1910 hingga 1915 silam. Museum yang terletak di Jalan Lembong ini mempunyai luas sekitar 4.176 meter persegi, dengan total luas bangunan kurang lebih sekitar 1.674 meter persegi. Latar belakang dari pembangunan gedung ini sendiri awalnya adalah diperuntukkan untuk tempat kediaman bagi para perwira tinggi Belanda. Akan tetapi fungsi awal tersebut berubah fungsinya semenjak direbut oleh para pejuang Tentara Indonesia dan kemudian menjadikan gedung ini  sebagai Markas Divisi Siliwangi pada tahun 1949 hingga 1950.

Dalam perkembangannya gedung bersejarah ini beralih fungsi menjadi sebuah Museum di kota Bandung, setelah tepatnya pada tanggal 23 Mei 1966 diresmikan sebagai sebuah Museum Sejarah Kota Bandung oleh seorang Panglima Divisi Siliwangi ke-8, yaitu Kolonel Ibrahim Adjie. Kemudian perkembangan selanjutnya pada tahun 1979, gedung museum ini direnovasi menjadi dua lantai, dan kemudian diresmikan kembali oleh Pangdam Siliwangi ke-15 yaitu Mayjend Yoga Sugama pada 10 November 1980, dan diberikan mana Museum Mandala Wangsit Siliwangi. Dan kemudian dibangun sebuah prasasti yang ditanda tangani preside Soeharto yang diletakkan di depan gedung museum ini.

Koleksi Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Ketika anda berkunjung ke Tempat Wisata bersejarah yang satu ini, maka anda akan disuguhkan aneka koleksi benda benda yang mempunyai nilai sejarah yang sangat tinggi dan harganya tak ternilai dengan uang. Koleksi Benda benda bersejarah yang dipamerkan di Museum Mandala Wangsit Siliwangi ini adalah merupakan beragam benda peninggalan sejarah dari berbagai jaman. Mulai dari benda peninggalan masa perjuangan kemerdekaan, benda sejarah masa perang kemerdekaan, hingga masa Revolusi Fisik.

Hal yang menarik lainnya yang dapat anda saksikan di Museum Mandala Wangsit Siliwangi ini adalah adanya penjelasan juga kisah mengenai bagaimana terjadinya peristiwa heroik di Bandung pada Peristiwa Bandung Lautan Api yang terjadi pada 24 Maret 1946, juga peristiwa peracunan yang terjadi di tanggal 17 Februari 1949. Sementara benda bersejarah sejarah lainnya yang dapat anda saksikan adalah terdapatnya beragam jenis koleksi uang yang beredar di masa penjajahan Belanda dan awal masa  kemerdekaan Indonesia, juga sejumlah dokumentasi foto dari sejumlah bekas Panglima Divisi Siliwangi dari waktu ke waktu. Yang sangat menarik banyak perhatian pengunjung dari tempat ini adalah terdapatnya koleksi foto dokumentasi berupa kepala terpancung, detik-detik eksekusi pimpinan DI-TII Kartosuwiryo,  mayat yang gosong karena terbakar, pembantaian pasukan APRA, juga koleksi baju dan senjata tajam yang bahkan masih ada bercak darahnya.

Pada saat sebelum memasuki ruangan museum ini, anda terlebih dahulu diwajibkan mengisi buku tamu, yang terletak di dekat tempat penitipan barang. Apabila anda membawa barang  seperti Jaket, tas, payung, dan lain sebagainya, anda wajib menitipkannya. Begitu anda memasuki ruangan Museum Mandala Wangsit Siliwangi, anda akan langsung disuguhkan pemandangan lemari lemari kaca yang menyimpan beragam jenis koleksi pensenjataan yang  digunakan oleh para tentara pada masa lalu untuk melawan penjajah. Anda dapat menikmati pengalaman wisata sejarah di museum ini, dimana pada dasarnya ruangan di museum ini terbagi menjadi 5 ruangan yang menyimpan bukti dan saksi bisu sejarah dari masa ke masa sebagai berikut:

1. Koleksi Era Kerajaan. Di ruangan ini anda dapat menyaksikan secara langsung dan dari dekat,  koleksi beragam jenis peralatan senjata dari masa kerajaan di Jawa Barat mulai dari keris, senjata Kujang, Tombak, bahkan ada juga lukisan Prabu Siliwangi.

2. Koleksi Era Pra Kemerdekaan, di bagian ruangan ini anda dapat menyaksikan beberapa lukisan yang dipajang yang menggambarkan saat saat masa kedatangan para penjajah ke Indonesia dan  perlawanan rakyat pribumi saat itu.

3. Koleksi Era Perjuangan Pasca Kemerdekaan, pada area ruangan ini anda dapat menyaksikan  sejumlah lukisan, juga miniatur perlawanan tentara Indonesia pada zaman itu dengan peralatan tempur yang dipakai untuk melawan penjajah pada saat perang.

4. Koleksi Era Pemberontakan di Jawa Barat, di area Museum Mandala Wangsit Siliwangi keempat ini, terdapat beragam koleksi foto serta lukisan yang menggambarkan kekejian dan  kekejaman para pemberontak lengkap dengan aneka peralatan serta benda benda yang  dimilikinya.

5. Koleksi Lain, di ruangan terakhir ini terdapat koleksi dari peta-peta operasi, beraneka jenis bendera bendera Kodim ( Komando Distrik Militer) di bawah Kodam Siliwangi, kursi, meja, serta berbagai tempat minum yang menjadi saksi bisu pada peristiwa pertemuan Rengasdengklok yang sangat bersejarah.

Harga Tiket Masuk Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Untuk dapat menikmati pengalaman wisata sejarah di Museum Mandala Wangsit Siliwangi ini, anda tidak akan dipungut biaya apapun alias gratis. Namun alangkah baiknya jika anda ikut berpartisipasi menyumbang biaya operasional pemeliharaan Museum ini, sebagai upaya kita untuk turut melestarikan museum peninggalan sejarah ini.

Jam Buka Museum Mandala Wangsit

Museum bersejarah ini buka setiap hari kecuali hari minggu libur. Hari Senin hingga Kamis buka pukul 08.00 hingga pukul 13.00, Pada hari Jumat buka pukul 08.00 hingga pukul 10.00, dan hari Sabtu buka pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Nah itulah sekilas ulasan mengenai Museum Mandala Wangsit. Apabila anda tertarik dengan sejarah Museum Mandala Wangsit dan isinya, segera saja datang ke tempat wisata di Bandung yang satu ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *